Persepsi dan Partisipasi Masyarakat Lokal terhadap Pemanfaatan dan Pengelolaan Kawasan-kawasan Cagar Alam Kabupaten Teluk Bintuni

  • Nicolaus Y. Leftungun Bagian Administrasi Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Teluk Bintuni
  • A.P.E. Widodo Program Studi Magister Ilmu Lingkungan Universitas Papua, Jl. Gunung Salju Amban Manokwari, 98314, Papua Barat, Indonesia
  • Ludia T. Wambrauw Program Studi Magister Ilmu Lingkungan Universitas Papua, Jl. Gunung Salju Amban Manokwari, 98314, Papua Barat, Indonesia
Keywords: participation and perception of the community in nature reserves

Abstract

This study aims to determine the level of perception and participation of the community around the Bintuni Bay Nature Reserve area and to provide recommendations with active community involvement. This study was conducted in Korano Jaya SP2 and Banjar Asoy SP4 Villages, Manimeri District, Teluk Bintuni Regency. In this study, based on the excessive use of nature reserves, it requires the views of the community around the nature reserve area, the approach used to obtain information by means of interviews or Forum Group Discussion and analyzed using a Likert scale. The results of this study indicate that community participation in order to be involved in the management of the nature reserve area is very high, the lack of public knowledge of the nature reserve area makes people often use the area as a place to catch crabs, shellfish (The Locals called as Bia) and fish for sale, sometimes for consumption As a recommendation from the results of this study is to provide an understanding for the community about the preservation of nature reserves and formulate several strategies that can be used as a support for the community's economy and community involvement in the nature reserve area.

References

Alfiandra. (2009). Kajian partisipasi masyarakat yang melakukan pengelolaan persampahan 3r di kelurahan ngaliyan dan kalipancur kota semarang.

Akhyar. (1994). Partisipasi Anggota Kelompok Tani dalam Menerapkan Teknologi Baru Padi Sawah (Studi Kasus di WKKP Indrapuri Kabupaten Aceh Besar Daerah Istimewa Aceh). [tesis]. Bogor: Program Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor.

Asngari P. (1984). Persepsi Direktur Penyuluh di Tingkat Keresidenan dan Kepala Penyuluh Pertanian Terhadap Peranan dan Fungsi Negara Bagian Texas Amerika Serikat. Media Peternakan Fakultas Peternakan IPB. 9: 2.

Candra, I. (2013). Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga (Study Kasus di Kelurahan Siantan Tengah Kecamatan Pontianak Utara). SOCIODEV--Jurnal Mahasiswa Prodi Ilmu Sosiatri, 1(1).

Dirawan, D.G., (2006). Strategi Pengembangan Ekowisata pada Suaka Margasatwa Mampie Lampoko. Disertasi Sekolah Pasca Sarjana IPB.

Fauzi A. (2014). Valuasi Ekonomi dan Penilaian Kerusakan Sumber Daya Alam dan Lingkungan. Bogor (ID): IPB Press.

Fitriah, E. (2015). Analisis Persepsi dan Partisipasi Masyarakat Pesisir dalam Pemanfaatan Tumbuhan Mangrove Sebagai Pangan Alternatif untuk Menghadapi Ketahanan Pangan. Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains, 4.

Idrus, S., Ismail, A., & Ekayani, M. (2016). Potensi Pembayaran Jasa Lingkungan Hutan Mangrove di Kecamatan Jailolo Kabupaten Halmahera Barat. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 21(3), 195-202.

Kumar, S. (2002). Methods for Community Participation. London: ITDG Publishing.

Koentjaraningrat, (1991). Metode-Metode Penelitian Masyarakat. Jakarta, Gramedia.

Kusmana, C., Wilarso, S., Hilwan, I., Pamoengkas, P., Wibowo, C., Tiryana, T., Triswanto, A., Yunasfi., Hamsah., (2005). Teknik Rehabilitasi Mangrove. Institut Pertanian Bogor. 181 halaman.

Larasati, R., June, T., & Dewi, S. (2012). Peran Cagar Biosfer Cibodas Dalam Penyerapan Co 2. Jurnal penelitian sosial dan ekonomi kehutanan, 9, 66-76.

Madrie. (1986). Beberapa Faktor Penentu Partisipasi Anggota Masyarakat dalam Pembangunan Pedesaan. [disertasi]. Bogor: Program Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor.

Mamuko, F., Walangitan, H., & Tilaar, W. (2016). Persepsi dan partisipasi masyarakat dalam upaya rehabilitasi hutan dan lahan di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Eugenia, 22.

Manurung R., (2008). Persepsi dan partisipasi siswa sekolah dasar dalam pengelolaan sampah di lingkungan sekolah. Jurnal Pendidikan Penabur. 1(10):22-34.

Mubyarto. (1984). Strategi Pembangunan Pedesaan: Pembangunan Pedesaan di Indonesia. Yogyakarta : Liberty. Slamet

Muhaerin, M. (2008). Kajian sumberdaya ekosistem mangrove untuk pengelolaan ekowisata di Estuari Perancak, Jembrana, Bali. [Tesis]. Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor. Jawa Barat.

Nane, L. (2019). Studi Keberlanjutan Perikanan Landak Laut Berdasarkan Dimensi Biologi, Ekologi, dan Teknologi di Sekitar Pulau Tolandono dan Pulau Sawa Kawasan Konservasi Wakatobi.

Nikijuluw, V. (2002). Rezim Pengelolaan Sumberdaya Perikanan. PT. Pustaka Cidesindo. Jakarta.

Novianty, R., Sastrawibawa, S., & Prihadi, D.J. (2011). Identifikasi kerusakan dan upaya rehabilitasi ekosistem mangrove di Pantai Utara Kabupaten Subang. Jurnal Akuatika, 2(2).

Nugraha, A., Sutjahjo, S.H., & Amin, A.A. (2018). Analisis Persepsi dan Partisipasi Masyarakat Terhadap Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Di Jakarta Selatan. Journal of Natural Resources and Environmental Management, 8(1), 7-14.

Petocz, R.G. (1983). Usulan-usulan Suaka di Provinsi Irian Jaya (Bagian 1 : Uraian), Laporan. WWF Indonesia. Bogor.

Phramesti, R., & Yuliastuti, N. (2013). Kajian Keberlanjutan Universitas Negeri Semarang (Unnes) sebagai Kampus Konservasi (Studi Kasus: Unnes Sekaran, Semarang). Teknik PWK (Perencanaan Wilayah Kota), 2(1), 183-190.

Rachmawati, (2012). Pengembangan Ekowisata Berbasis Masyarakat Studi Partisipasi Kelompok Tani Bintang Timur dalam Pengelolaan Mangrove di Wonorejo Kecamatan Rungkut Surabaya [Skripsi]. Jurusan Pengembagan Masyarakat Islam Fakultas Dakwah. Institut Agama Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.

Rogers EM. (1969). Modernization Among Peasant. The Impact of Communication. New York : Holt Rinehart and WinstonInc.

Sarwono, SW. (1999). Psikologi Sosial, Individu dan Teori-teori Psikologi Sosial. Jakarta : Balai Pustaka.

Riyanto S. (2010). Dasar-dasar Komunikasi : Bab 5. Persepsi dan Komunikasi. Bogor : Sains KPM Institut Pertanian Bogor Press.

Sastropoetro S. (1988). Partisipasi, Komunikasi, Persuasi dan Disiplin dalam Pembangunan Nasional. Bandung: Alumni.

Satria, D. (2009). Strategi Pengembangan Ekowisata Berbasis Ekonomi Lokal Dalam Rangka Program Pengentasan Kemiskinan di Wilayah Kabupaten Malang. Journal Of Indonesian Applied Economics, 3(1), 37- 47.

Siburian R, Haba J. (2015). Konservasi Mangrove dan Kesejahtraan Masyarakat. Jakarta (ID): Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Sinery, A., (2015). Strategi Pengelolaan Kuskus di Pulau Numfor. Deepublish: Yogyakarta.

Soedjito H. (2004). Pedoman pengelolaan cagar biosfer Indonesia. Panitia Nasional MAB Indonesia, LIPI. Jakarta.

Subadra, IN. (2008). Ekowisata sebagai Wahana Pelestarian Alam. Bali. [Online], http//Bali Tourism Watch Ekowisata sebagai Wahana Pelestarian Alam « Welcome to Bali Tourism Watch.html [diakses tanggal 05 Oktober 2020].

Sudiarta, M., (2006). Ekowisata Hutan Mangrove : Wahana Pelestarian Alam dan Pendidikan Lingkungan. Jurnal Manajemen Pariwisata, 5(1):1-25.

Sudrajat A. (2003). Persepsi Birokrasi Tentang Otonomi Bidang Kehutanan. [disertasi]. Bogor : Program Pasca sarjana, Institut Pertanian Bogor.

Sugiyono. (2009). Metode Penelitian Bisnis. Bandung : Alfabeta.

Sujarweni. (2014). Metodologi Penelitian. Edisi 2014. Yogyakarta: Penerbit Pustaka Baru Press.

Taman Nasional Teluk Cenderawasih (TNTC). (2003). Survei Potensi Bakau CagarAlamTeluk Bintuni. The Nature Conservacy Papua Concervation Program. Palu.

Uphoff, N. (1988). Mengutamakan Manusia Dalam Pembangunan. DieditolehM. Cernea. Jakarta : UI Press.

van den Ban AW, Hawkins HS. (1999). Penyuluhan Pertanian. Yogyakarta: Kanisius.

Walangitan, H. D. (2012). Analisis Keragaan Sistem Usaha Tani Konservasi Pada Daerah Tangkapan Air Danau Tondano. Disertasi Universitas Brawijaya.

Wood, D. (1993). Sustainable development in the third world: paradox or panacea? The Indian Geographical Journal 68:6-20.

Yuliastuti I.A.N., I.N.M. Yasa, I.M. Jember, (2013). Partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah di Kabupaten Badung. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana. 2(6):374- 393.

Zuwendra, Erftmeijer, P., dan Allen, G. (1991). Inventasrisasi Sumber Daya Alam Teluk Bintuni dan Rekomendasi untuk Manajemen dan Konservasi. PHKA/AWB-Indonesia (Forestry Institute and Asian Wetlands Bereau). Bogor.

Published
2021-06-27
How to Cite
Leftungun, N. Y., Widodo, A., & Wambrauw, L. T. (2021). Persepsi dan Partisipasi Masyarakat Lokal terhadap Pemanfaatan dan Pengelolaan Kawasan-kawasan Cagar Alam Kabupaten Teluk Bintuni. Cassowary, 4(2), 190-204. https://doi.org/10.30862/casssowary.cs.v4.i2.89
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)