Penerapan Delapan Fungsi Keluarga dan Dampak Terhadap Kesejahteraan Keluarga Di Kabupaten Sorong

  • Benyamin Lado Program Studi S2 Ilmu Lingkungan, Program Pascasarjana, Universitas Papua Jalan Gunung Salju, Amban, Manokwari, Papua Barat, 98314, Indonesia
  • Hugo Warami Program Studi S2 Ilmu Lingkungan, Program Pascasarjana, Universitas Papua Jalan Gunung Salju, Amban, Manokwari, Papua Barat, 98314, Indonesia
  • Ihwan Tjolli Program Studi S2 Ilmu Lingkungan, Program Pascasarjana, Universitas Papua Jalan Gunung Salju, Amban, Manokwari, Papua Barat, 98314, Indonesia
Keywords: eight family function, well being

Abstract

This study aims to analyze the level of application of the eight family functions, the factors that influence and the effect of the level of application of the eight family functions on family welfare. The number of samples is 116 samples and the research methods are descriptive and quantitative. Data processing and analysis using multiple linear regression and simple linear regression. The results showed (1) the application of the eight family functions was in the medium category; (2) the results of multiple linear regression analysis, show that the variables of formal education, age, frequency of socialization together affect the level of implementation of the eight family functions; (3) the results of simple linear regression analysis show that the variable level of application of eight family functions has a significant effect on the level of family welfare.

References

Annur M.A. (2013). Difusi dan Adopsi Inovasi Penanggulangan Kemiskinan (Studi Difusi dan Adopsi Inovasi dalam Layanan “Mbela Wong Cilik” Unit Pelayanan Terpadu Penanggu-langan Kemiskinan (UPTPK) di Kabupaten Sragen). Akademi Berbagi Surakarta. Journal of Rural and Development, IV(1)

Handayani, A., Yulianti, P.D., Ardini, S.N. (2018). Membina Keluarga Sejahtera Melalui Penerapan 8 Fungsi Keluarga. J-ABDIPAMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, II(1):76-80, Doi: http://dx.doi.org/10.30734/j-abdipamas.v2i1.162

BKKBN. (2019a). Pusat penelitian KB – KS. Survei Kinerja dan Akuntabilitas Program Kependu-dukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga tahun 2018. Jakarta

BKKBN. (2019b). Profil Keluarga Indonesia. http://www.feb.unpad.ac.id/dokumen/files/BUKU-KEPENDUDUKAN.pdf.

BAPENNAS. (2017). Pedoman Penyu-sunan Rencana Aksi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Tpb)/ Sustainable Development Goals (Sdgs)

Cahyaningtyas, A., Tenrisana, A.A., Dewi Triana, D., Prastiwi, D.A., Nurcahyo, E.H., Jamilah, Aminiah, N., Tiwa, V.D. (2016). Pembangunan ketahanan keluarga. Kemen PPPA BPS https://www.kemenpppa.go.id/lib/uploads/list/9455b-buku-pembangunan-ketahanan-keluarga 2016.pdf.

Elmanora, H.D., Muflikhati, I. (2015). Kesejahteraan keluarga dan kualitas lingkungan pengasuhan pada anak usia prasekolah. Jur. Ilm. Kel. & Kons., 8(2): 96-105.

Sugiyono, (2011). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Penerbit Alfabeta.

Suhardjo. (2007). Definisi Tingkat Pendidikan. https://dinikomalasari.wordpress.com/2014/04/07/defenisi-tingkat-pendidikan/. download 16 Februari 2021

Republik Indonesia. (2009). Undang – undang RI Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependu-dukan dan Pembangunan Keluarga. https://jdih.kemenpppa. go.id, (diakses: 8 Januari 2021)

Wijayanti, U., & Berdame, D. (2019). Implementasi Delapan Fungsi Keluarga di Provinsi Jawa Tengah. Jurnal Komunikasi, 11(1), 15-29. doi:http://dx.doi.org/10.24912/jk.v11i1.2475

Published
2022-01-29
How to Cite
Lado, B., Warami, H., & Tjolli, I. (2022). Penerapan Delapan Fungsi Keluarga dan Dampak Terhadap Kesejahteraan Keluarga Di Kabupaten Sorong. Cassowary, 5(1), 58-68. https://doi.org/10.30862/casssowary.cs.v5.i1.87
Section
Articles